GARUT/Kalampriangan.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Garut mengelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Pendidikan Kader Pratama dan Kader Loyalis se-Kabupaten Garut bertempat di Ballroom Al Musaddadiyah, Jalan Mayor Samsu, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (23/11/2025).
“Hari ini ada dua agenda yaitu pendidikan Pratama dan kader Loyalis yang diikuti oleh 855 peserta kader, itu unsurnya pengurus DPAC se Kabupaten Garut 42 kecamatan, 442 desa dan keluarahan mulai dari jam 10 siang sampe jam 15.30 WIB full,”kata Ketua DPC PKB Unjang Asari
Unjang menjelaskan terkait dengan materinya adalah imunisasi dan penguatan tentang PKB dan internal PKB. Setelah itu geiatan Musancab secara serentak di 42 kecamatan dan langsung ke sidang pleno 4,dikarenakan sidang pleno 1,2,3 sudah dilaksanakan

Lebih jauh Unjang mengungkapkan bahwa gerakan PKB itu bukan gerakan politik yang instan tapi, gerakan kita menggunakan ideologisasi, politik kehadiran. Menurutnya di tengah tengah masyarakat kader kader PKB tiap kecamatan itu siap menjadi pelayan, siap menjadi pendamping.
“Insyaallah kedepan PKB akan mendapatkan 12 kursi karena, secara suara saja berbeda dengan yang lain kita sudah punya 8 kursi artinya kita akan naikan lagi di 4 kursi kedepan, ditambah anak anak muda usia 35 kebawah anak anak perempuan suruh maju karena 2029 Gen z harus sudah maju karena, demografi harus Gen z,” ujarnya
Sementara itu Anggota Komisi VI DPR RI fraksi PKB Hj Imas Aan Ubudiah mengatakan, untuk tahun 2029 insyaAllah kedepan supaya PKB dapet posisi untuk bupati. Pesan untuk politik yang jelas semua kader yang ada di Kabupaten Garut usia 35 kebawah itu yang akan menjadi penggerak PKB. Jadi menurutnya 15 tahun kedepan masih ada harapan.
“Kami percaya 12 kursi, karena kita sekarang ini meskipun 4 tahun lagi pemilu baru satu tahun tapi kita tidak mau hadir 5 tahun sekali tapi tiap hari.
Maka dari itu sambung Imas, kita membentuk ranting membentuk PAC satu kecamatan, satu desa, supaya bisa menyapa permasalahan kasus kasus yang ada di daerah.***


