‎Peringatan HMPI di Bayongbong, Warga Kompak Hijaukan Lingkungan

0
58
‎Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang dirangkaikan dengan aksi penanaman pohon, yang dilaksanakan di Lapang Harum Madu Dusun 03, Kampung Neglasari, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jum'at (28/11/2025).

GARUT/Kalampriangan.com– Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menggelar peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang dirangkaikan dengan aksi penanaman pohon, yang dilaksanakan di Lapang Harum Madu Dusun 03, Kampung Neglasari, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jum’at (28/11/2025).

‎Kepala UPT Wilayah 9 Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Garut, Tedy, menyampaikan terima kasih kepada Sekolah Sungai Cimanuk yang telah menggagas acara ini. Ia juga menyoroti peran strategis Kelompok Perempuan Peduli Pangan (KP3) sebagai pelopor kegiatan tersebut.

‎”Kebetulan di Hari Menanam Pohon Indonesia ini dipelopori atau bertempat di Kelompok Perempuan Peduli Pangan (KP3), salah satu kelompok yang merupakan bentuk partisipasi Ibu-ibu terhadap lingkungan sekitar,” ujar Tedy.

‎Ia berharap agar semua pihak senantiasa menanam pohon dan menjaga alam untuk keberlangsungan hidup.

‎Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, Saepulloh, turut menyampaikan apresiasi kepada Sekolah Sungai Cimanuk. Ia menekankan bahwa menanam pohon adalah kegiatan positif yang harus dilanjutkan secara berkelanjutan.

‎”Kegiatan ini merupakan hal yang positif yang harus kita lanjutkan secara berkelanjutan hal ini karena menanam pohon merupakan hal penting. Ditambah di Kemenag ada program yang namanya Pepeling (Sepasang pengantin harus menanam pohon). Ini akan bermanfaat untuk anak serta cucu di kemudian hari,” kata Saepulloh.

‎Ia mengajak masyarakat Garut untuk merawat alam sebagai tanda cinta, seraya mengingatkan bahwa “Ketika kita mencintai alam maka alam akan mencintai kita sehingga terbangun sebuah _chemistry_ antara alam dan roh kita sebagai manusia yang hidup di alam fana ini.” Ia mengakhiri sambutannya dengan ucapan, “Selamat hari menanam pohon Indonesia 2025.”

‎Kepala Subbagian Tata Usaha, Zaki Zukhruf, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh, seraya berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh dan menginspirasi anak-anak mulai dari PAUD hingga SD.

‎Ia mengimbau masyarakat yang memiliki sebidang tanah untuk menjaganya, dan jika memungkinkan, menanaminya dengan pohon obat atau tanaman tahunan. Hal ini penting untuk menjaga tanah dari gangguan.

‎”Semoga masyarakat Kabupaten Garut senantiasa cinta terhadap alam, seketika itu juga alam mencintai kita,” harap Zaki.

‎Direktur Sekolah Sungai Cimanuk, Mulyono Kadafi, menegaskan kekonsistenan lembaganya dalam melawan “teroris ekosistem”—istilah untuk tindakan merusak lingkungan.

‎”Kita di beberapa tempat terus gencar menanam pohon dan setelah itu dikontrol agar tumbuh besar,” ujar Mulyono.

‎Ia menegaskan, peringatan HMPI kali ini melibatkan partisipasi luar biasa dari anak-anak PAUD dan SD, menunjukkan kepedulian sejak dini.

‎Mulyono mengucapkan terima kasih atas support dari Distan, Kemenag dan Kantor Pertanahan Garut. Ia berharap masyarakat Garut terus menanam pohon dan berani melawan teroris ekosistem yang dapat merusak dan membahayakan alam.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini