PII Jabar Harus Mampu Mengambil Peran Strategis Untuk Membangun Beradaban Menuju Indonesia Emas 2045 

0
108

GARUT/Kalampriangan.com – Pelajar Islam Indonesia (PII) Jawa Barat membuka kegiatan Konferensi Wilayah (Konwil) XXXI PW PII Jawa Barat melalui Opening Ceremony dan Stadium General bertempat di Aula LEC, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat (21/11/2025).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Mengukuhkan Peran Pelajar Islam Berintegritas, Intelektual dan Berakhlak Mulia melalui Transformasi Digital untuk Mendorong Inovasi dan Kewirausahaan Demi Terwujudnya Jawa Barat Istimewa Menuju Indonesia Emas 2045.”

Hadir berbagai narasumber dari lintas profesi, Hoerudin Amin, S.Ag., M.H. Anggota Komisi X DPR RI sekaligus membuka secara resmi gelaran Konferensi Wilayah (Konwil) XXXI PW PII Jawa Barat. Selain itu hadir pula H.Aten Munajat Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dan Suprih Rozikin, S.H., M.H. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Garut juga Tenaga Ahli Mentri Agama RI Ahmad Jojon Novandri MA,.Pol serta Bupati Garut yang diwakili Bambang Hapidz Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesra.

Anggota Komisi X DPR RI Hoerudin Amin, S.Ag, MH menyampaikan, pentingnya literasi digital dan kemampuan adaptasi teknologi, serta berakhlak mulia sebagai fondasi utama pelajar Islam di tengah tantangan global.

“Spirit bagi para peserta untuk meneguhkan integritas, meningkatkan kapasitas intelektual, serta membangun karakter kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan zaman, diera digital,” ujar Hoerudin

Hoerudin menuturka bahwa, pelajar pada saat ini harus menjadi inspiratif, mulai dari isu pendidikan, penguatan karakter pelajar, transformasi digital, hingga tantangan kebangsaan yang harus dihadapi generasi muda Muslim.

“PII ini dapat terus melahirkan kader-kader pelajar Islam Jawa Barat mampu mengambil peran strategis dalam membangun peradaban menuju Indonesia Emas 2045,”ungkapnya.

Ia berharap tentunya kita PII Jawa Barat ini dapat terus melahirkan kader-kader Pelajar yang intelektual, kritis, religius, dan memiliki kemampuan kepemimpinan untuk menjawab tantangan kedepan.

“Pelajar Islam Jawa Barat harus mampu mengambil peran strategis dalam membangun peradaban menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

Sementara itu Suprih Rozikin, S.H.,M.H. selaku Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Garut. Melalui Konwil XXXI ini, PW PII Jawa Barat berharap dengan kegiatan ini dapat melahirkan kepengurusan yang lebih solid, visioner, dan siap membawa organisasi ke level yang lebih progresif.

“Ini bukti bahwa PII tetap konsisten menjadi wadah pembinaan pelajar yang tidak hanya unggul dalam intelektual, tetapi juga kuat dalam akhlak dan karakter kepemimpinan,” pungkasnya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini