Imas Sebut Peran Fatayat NU Memiliki Strategis Generasi Muda Perempuan dalam Menjaga  Keislaman yang Moderat

0
57

GARUT/Kalampriangan.com Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Imas Aan Ubudiah, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama pengurus dan anggota Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Garut bertempat di Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut pada Selasa 9 Desember 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan anggota Fatayat NU dari berbagai kecamatan di Kabupaten Garut, bertujuan untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan serta peran strategis perempuan muda Nahdliyin dalam menjaga persatuan, moderasi beragama, dan ketahanan sosial di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Imas Aan Ubudiah menegaskan bahwa Empat Pilar MPR RI—Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika—merupakan pedoman penting yang sejalan dengan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah yang dianut oleh Nahdlatul Ulama.

“Fatayat NU memiliki peran strategis sebagai generasi muda perempuan dalam menjaga nilai keislaman yang moderat sekaligus memperkuat persatuan bangsa. Empat Pilar MPR RI harus menjadi pedoman dalam berorganisasi dan bermasyarakat,”ujar Imas Aan Ubudiah.

Kegiatan berlangsung secara dialogis melalui sesi tanya jawab. Salah satu peserta dari Fatayat NU menanyakan peran konkret kader Fatayat dalam menghadapi tantangan radikalisme dan polarisasi di kalangan generasi muda.

“Bagaimana peran kami sebagai kader Fatayat NU agar bisa menjaga generasi muda tetap moderat dan cinta tanah air?” tanya salah satu peserta.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Imas Aan Ubudiah menekankan pentingnya kader Fatayat NU untuk aktif dalam kegiatan edukatif, dakwah yang menyejukkan, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebaran pesan-pesan positif dan kebangsaan.

Peserta lainnya juga mengajukan pertanyaan terkait peran perempuan muda dalam memperkuat ketahanan keluarga dan sosial di tengah tantangan ekonomi dan sosial saat ini.

Menjawab hal tersebut, Imas menyampaikan bahwa perempuan muda memiliki peran ganda, baik sebagai agen perubahan di masyarakat maupun sebagai calon ibu yang akan membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Dalam pernyataannya, Imas Aan Ubudiah berharap Fatayat NU Garut terus menjadi mitra strategis dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

“Saya berharap Fatayat NU menjadi pelopor perempuan muda yang berwawasan kebangsaan, berakhlak, dan berperan aktif menjaga persatuan di tengah masyarakat,” harapannya

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan diskusi dan foto bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan pengurus dan anggota Fatayat NU Kabupaten Garut semakin memahami dan mampu mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari serta berkontribusi aktif dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Husni).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini