BALI/Kalampriangan.com – Komando Rayon Militer (Koramil) 1611- 04 Mengwi Badung merasa prihatin melihat warga yang notabene ini sebagai warga negara Indonesia terlantar di wilayah Bali.
Hal itu di ungkapkan Danramil 1611-04 Kapten Inf. I Komang Sudiardika dalam pembarakatan 10 orang warga Kabupaten Garut yang terlantar tertipu pekerjaan proyek ke Dinas sosial Kabupaten Badung, Selasa (9/12/2025)
“Kami mengambil inisiatif agar mereka bisa kita pulangkan dan bertemu kembali dengan pihak keluarganya,” ujar I Komang
Ia menyebutkan pihaknya tidak ada maksud mengambil alih tugas orang lain, tapi ini karena rasa kemanusiaan, sehingga ikhlas untuk membantu. Kami menghimbauan untuk warga siapapun yang ada di Indonesia, terkait dengan pekerjaan sampai ada yang terlantar mungkin buat warga Indonesia jangan ada lagi yang terlantar seperti ini
“Kami berpesan kepada warga yang mencari pekerjaan, yakinkan betul bahwa yang membawa kita bekerja itu benar-benar orang yang berhati baik sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” pesannya
Sementara itu ketua Rombongan Undang Omay, ucapankan banyak terimakasih kepada Pak Danramil 1611-04 Mengwi Badung yaitu Kapten Inf. I Komang. S yang telah membantu memberikan fasilitas untuk istirahat selama dua hari yang begitu ramah bersama angotanya.
“Selain memberikan fasilitas pihaknya pun benar benar memberikan perhatian penuh terutama memberikan makan dan lainya selama dua hari selama menunggu dari Dinas Sosial dari Kabupaten Badung (Bali)
Menurutnya kalau tidak disambut oleh pihak Koramil 1611-04 Mengwi Badung saya dengan rekan rekan mungkin tidurnya dimana saja seperti gembel.
“Mudah-mudahan ada balasan yang lebih kepada Danramil beserta jajarannya yang telah membantu rekan rekan, sehingga bisa pulang melalui Dinsos ke Jawa Barat (Garut), panjang umur dan dimudahkan segala urusannya,”doanya.
Lebih lanjut undang mengungkap terimakasih juga kepada pihak pemkab Garut melalui Dinsos yang telah membantu untuk pemulangan kami. Namun saya heran kepada pemerintah Kecamatan Karangpawitan tidak ada respon sampai hari.
“Camat seharusnya memberi solusi atas musibah terlantarnya warga Karangpawitan, bahkan dia ditelepon cuman menjawab sedang dikondisikan,” katanya dengan nada kecewa oleh Camat Karangpawitan.(***)


