Komunitas Bumi Berlin Terus Belajar dan Berbagi, Perkuat Ikhtiar Pengelolaan Lingkungan

0
219

Garut/Kalampriangan.com — Komunitas Bumi Berlin RW 08, Kelurahan Sukakarya Kec. Taarogong Kidul, kembali menegaskan komitmennya dalam upaya pelestarian lingkungan dan pengelolaan persampahan.

Komitmen itu tercermin dari kehadiran mereka dalam diskusi lingkungan yang digelar di kawasan Talangseng, sebagai ruang belajar bersama sekaligus ajang berbagi pengalaman antar komunitas.

Bagi Bumi Berlin, transformasi lingkungan bukanlah proses yang berhenti pada satu capaian. Meski telah menorehkan keberhasilan dalam mengubah perilaku warga—khususnya dalam kebiasaan membuang sampah, komunitas ini terus membuka diri untuk belajar, memperkaya wawasan, dan menyerap praktik baik dari komunitas lain yang telah lebih dulu berjalan dan berhasil.

“Belajar tidak pernah selesai. Kami datang untuk saling berbagi, saling menguatkan, dan memastikan perubahan yang sudah dimulai bisa berkelanjutan,” ungkap ketua RW 008 beserta anggota Komunitas Bumi Berlin di sela kegiatan.

Diskusi tersebut dihadiri oleh berbagai komunitas pegiat lingkungan, juga diikuti beberapa Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kab. Garut.

Kehadiran lintas komunitas dan unsur pemerintah ini menjadi penanda penting bahwa isu lingkungan dan persampahan membutuhkan kolaborasi nyata, bukan sekadar wacana.

Pada kesempatan itu, dilakukan pula penyerahan bantuan berupa karung dari Dinas PUPR yang disalurkan melalui Kepala UPT PUPR Kec. Tarogong Kidul. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang rencana penataan lahan yang tengah dipersiapkan oleh Komunitas Bumi Berlin.

Lahan yang selama ini dikenal kumuh dan kerap dijadikan tempat pembuangan sampah oleh sebagian warga, direncanakan akan disulap menjadi ruang publik yang lebih tertata dan produktif. Dengan dukungan sarana pendukung, proses penataan diharapkan berjalan lebih optimal sekaligus memperkuat perubahan perilaku masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya.

Inisiatif yang dijalankan Bumi Berlin menjadi contoh bahwa perubahan lingkungan tidak selalu harus dimulai dari proyek besar. Konsistensi, kemauan belajar, serta kolaborasi antara warga, komunitas, dan pemerintah terbukti mampu menghadirkan dampak nyata bagi kualitas lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini