GARUT/Kalampriangan.com – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebagkitan Bangsa (PKB) Imas Aan Ubudiah, S.Pd.I, daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat XI Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya mengadakan sosialisasi empat pilar Kebangsaan bersama para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Garut, bertempat di Aula Kampung Sampireun, Jalan Kamojang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Minggu (8/2/2026).
Imas menekankan pentingnya penguatan pemahaman dan implementasi Empat Pilar MPR RI di kalangan pelaku UMKM sebagai bagian dari pembangunan karakter kebangsaan yang tangguh dan berdaya saing.
“Sosialisasi Empat Pilar ini sangat penting untuk para pelaku UMKM. Karena ini akan menjadi penguat karakter kebangsaan kita.”, ujar Imas
Imas menyebutkan bahwa UMKM adalah “Pahlawan Ekonomi Indonesia” yang telah terbukti menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
“UMKM bukan hanya sekadar pelaku ekonomi, tapi juga ujung tombak ketahanan ekonomi masyarakat. Pemahaman tentang Empat Pilar ini akan menjadi arah perjuangan dan nilai-nilai dasar dalam menjalankan usaha,” ujar Imas
Empat Pilar yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, menurut Imas, merupakan fondasi kebangsaan yang tak hanya relevan dalam politik dan pemerintahan, tapi juga dalam sektor ekonomi, termasuk UMKM.
Politisi PKB ini menambahkan, pelaku UMKM yang memahami dan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan akan memiliki semangat juang, etika usaha, serta komitmen tinggi dalam membangun bangsa.
“Dengan menginternalisasi nilai-nilai Empat Pilar, para pelaku UMKM dapat lebih percaya diri dan terarah dalam mengembangkan usahanya, sekaligus berkontribusi aktif terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Imas mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk memberikan pendampingan konkret dan sesuai kebutuhan bagi UMKM, seperti pelatihan keterampilan, akses permodalan, digitalisasi, serta perluasan pasar.
“UMKM kita butuh dukungan nyata, bukan sekadar wacana. Pendampingan yang tepat sasaran akan memperkuat kapasitas mereka dalam menghadapi tantangan zaman dan dinamika ekonomi global,” imbuhnya.
Ia berharap sinergi antara pelaku UMKM, pemerintah, dan seluruh elemen bangsa dapat terus diperkuat dalam rangka mewujudkan cita-cita Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.***


