GARUT/Kalampriangan.com — Ruas Jalan Pakenjeng Lama di Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, mendadak menjadi pusat kegiatan kolaboratif – gotong royong yang sarat semangat kebersamaan. Dalam rangka memperingati Hari Bakti PUPR ke-80, berbagai elemen bergerak bersama melakukan aksi bersih-bersih dan penanaman pohon sebagai wujud penghormatan terhadap nilai pengabdian sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.
Pada aksi ini, 42 UPT PUPR wilayah seluruh Kabupaten Garut dan 1 UPT Workshop diterjunkan, dengan total sekitar 160 personel yang turun langsung ke lapangan.
Kehadiran masyarakat setempat dan organisasi kepemudaan semakin memperkuat suasana gotong royong, menjadikan kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi gerakan bersama yang menggugah.
Para peserta menyisir sekitar 2.000 meter ruas jalan yang menjadi fokus penanganan.
Sampah-sampah yang menumpuk dibersihkan, rumput liar dirapikan, hingga penataan tepi jalan dilakukan untuk menghadirkan ruang yang lebih nyaman dan tertata. Di sejumlah titik, dilakukan juga penanaman pohon sebagai upaya memperkuat tutupan vegetasi dan memperindah kawasan.
Kepala Desa Pakenjeng mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum yang tepat untuk menegaskan nilai pengabdian pegawai PUPR kepada masyarakat, sejalan dengan spirit Hari Bakti PUPR yang ke-80.
“Ini bukan hanya aksi bersih-bersih, ini adalah simbol pengabdian. Pemerintah hadir, masyarakat bergerak, pemuda ikut berperan—semua turun tangan demi lingkungan yang lebih baik. Semoga semangat ini terus berlanjut,” ujarnya.
Penanaman pohon dalam kegiatan ini diharapkan memberi manfaat jangka panjang, mulai dari pencegahan erosi, peningkatan kualitas udara, hingga membangun wajah kawasan yang lebih asri.
Aksi di Pakenjeng Lama hari ini membuktikan bahwa ketika pemerintah dan masyarakat bergandeng tangan, setiap langkah kecil bisa menghasilkan perubahan besar. Sebuah persembahan sederhana namun bermakna dalam perayaan 80 tahun dedikasi PUPR untuk negeri.***


