Sinergi Pusat-Daerah di Musrenbang 2027, Wamendagri Puji Komitmen Fiskal Garut untuk Pelayanan Publik

0
10

GARUT/Kalampriang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menggelar acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Garut Tahun 2027 di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (16/3/2026).

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Komjen Polisi (Purn) Akhmad Wiyagus, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Bachril Bakri, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, dan tamu undangan lainnya.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengungkapkan tema pembangunan tahun 2027 yaitu “Pemerataan Akses Layanan Dasar dan Peningkatan Produktivitas Daerah”. Tema ini menjadi dasar komitmen pemerintah untuk menjamin kualitas pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dapat dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Di sisi lain, peningkatan produktifitas daerah diarahkan untuk penguatan sektor-sektor unggulan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan potensi ekonomi lokal serta penguatan daya saing daerah. Oleh sebab itu, tema pembangunan tersebut juga selaras dengan visi pembangunan daerah yaitu Garut Hebat dan Berkelanjutan,” ucap Abdusy Syakur Amin.

Syakur juga menekankan pentingnya sinergi antara hasil Musrenbang dengan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang merupakan sari pati aspirasi masyarakat. Mengingat keterbatasan kapasitas fiskal daerah, Bupati Garut menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk melakukan penajaman prioritas.

“Oleh karena itu, forum musrenbang kabupaten ini harus mampu menghasilkan prioritas pembangunan yang benar-benar strategis memiliki urgensi serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Wamendagri RI, Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus, memberikan apresiasi tinggi atas perencanaan pembangunan Garut yang dinilai sangat pro-pelayanan publik. Ia mencatat bahwa proporsi anggaran layanan publik di Garut mencapai 46%, sebuah angka yang menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah.

“Sehingga diharapkan terus pastikan bahwa semuanya terkoordinasi dengan pemerintah daerah provinsi pak. Kemudian juga, bisa mengakomodasi sub kegiatan yang memberikan dampak langsung kepada pelayanan publik di RKPD 2027,” ujarnya.

Wamendagri mengingatkan agar momentum positif ini terus dipertahankan dalam penyusunan RKPD 2027. Beliau menekankan pentingnya inovasi dan akselerasi program unggulan yang dapat berkontribusi langsung pada Program Strategis Nasional (PSN).

“Kemudian pemerintah daerah agar memastikan bahwa seluruh substansi RKPD 2027 selaras dengan RPJMD 2025-2029 dan memperhatikan dengan aktif berbagai dinamika kebijakan dan arahan pembangunan nasional,” lanjutnya.

Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, memastikan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun melalui masa reses 50 anggota DPRD telah diinput ke dalam sistem SIPD. Ia menyebut Musrenbang tahun ini sangat istimewa karena kolaborasi aktif antara Bupati dan DPRD yang turun langsung ke setiap kecamatan.

“Dengan demikian kami berharap pokok pikiran DRPD tersebut dapat disandingkan dengan hasil musrenbang kecamatan ataupun hasil daripada prioritas pembangunan daerah sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Garut” jelas Aris.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini