Anggota DPRD PDI Perjuangan Garut Sembangi Kaum Duafa, Lansia dan Anak Penyandang Disabilitas

0
11
Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan Sembangi Lansia, Duafa dan Anak disabilitas , Jumat (15/5/2026)

GARUT/Kalampriangan.com – Anggota DPRD fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan menyambangi Kaum duafa, lansia dan anak penyandang disabilitas di wilayah Desa Sirnajaya, kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jumat (15/5/2926)

“Dari lansia duafa dengan anak penyandang disabilitas tidak mendapatkan semua komponen bansos pemerintah pusat,” ujar Yudha

Yudha menuturkan bahwa bu Imas seorang lansia dan janda tua duafa, tinggal bersama adinda Dede yang seorang penyandang disabilitas di kampung selaawi RT 02 RW 01 desa Sirnajaya kecamatan Tarogong Kaler. Karena desilnya tinggi,

“Ibu Imas dan anaknya tidak mendapatkan semua jenis jaring pengaman sosial dari pemerintah pusat, padahal ibu Imas hidup penuh keterbatasan,” ujar Yudha.

Dengan hal itu Yudha menerangkan bahwa permerintahan Desa Sirnajaya dan pendamping sosial sudah berikhtiar secara maksimal dengan mengusulkan pembaharuan desil agar ibu imas dan anaknya bisa mendapatkan bantuan sosial pemerintah pusat.

“Semoga ini bisa menjadi perhatian pemerintah pusat agar mempermudah dan menyederhanakan perbaikan DTSEN,” imbunya.

Yudha mengatakan, peraturan perundang undangan yang mengamanatkan pemerintah agar menyediakan social safety net untuk lansia tidak mampu dan penyandang disabilitas dari UU nomor 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan lansia, UU nomor 11 tahun 2009 tentang penyelenggaran kesejahteraan sosial dan UU nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas.

“Di hari jum’at 15 mei 2026 bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut, ibu lisyanti sekretaris Desa sirnajaya, ibu Seni Khoerunnisa pendamping sosial Desa Sirnajaya berkeliking mengunjungi 8 keluarga duafa di desa sirnajaya kecamatan tarogong kaler. Diantaranya ibu Imas dan ibu Nunung di kampung Selaawi, kemudian ke abah Aan, ibu Komanah, pak Aep, ibu Emin, ibu Aisah, dan Ekon di kampung Solokpandan RW 10 Desa Sirnajaya,” ungkapnya

Dalam kunjungan ini saya memberikan tali asih sembako dan santunan uang untuk kedelapan keluarga yang dikunjungi. Alhamdullillah DKP kabupaten Garut juga memberikan sembako utnuk semua keluarga.

” Saya selaku anggota DPRD Garut berharap keluarga duafa bisa diusulkan untuk mendapatkam bansos reguler pemerintah pusat. Apalagi ibu aisah janda yang tidak memiliki rumah, abah aan juga sudah berusia 90 tahun lebih dalam kondisi sakit namun tak mendapatkan bantuan sosial pemerintah pusat,”pungkas Yudha.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini