
GARUT, KalamPriangan.com – Musibah kebakaran menimpa rumah milik Dadang Kelana, seorang seniman Kabupaten Garut, yang berlokasi di kawasan Sukaregang Pesantren, RW 19/RT 02, Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 00.10 WIB.
Peristiwa tersebut mengundang keprihatinan berbagai pihak. Salah satunya ditunjukkan Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, yang turun langsung mengunjungi lokasi kebakaran untuk melihat kondisi rumah korban sekaligus memberikan dukungan moril.
Dalam kunjungannya, Yudha didampingi Lurah Kota Wetan, Wahyu Setiawan, S.E., M.AP. Keduanya melihat secara langsung kondisi rumah yang terdampak kebakaran serta menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami Dadang Kelana.
Tidak hanya memberikan dukungan moril, Yudha Puja Turnawan juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai kepada korban. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban Dadang Kelana, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah tertimpa musibah.

Kehadiran Yudha menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit. Menurutnya, warga yang tertimpa musibah membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, baik secara moril maupun melalui bantuan nyata.
Musibah ini menjadi perhatian tersendiri karena Dadang Kelana dikenal sebagai salah seorang seniman di Kabupaten Garut. Kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tentu menjadi cobaan berat yang membutuhkan kepedulian dan solidaritas bersama.
Yudha juga berharap Pemerintah Kabupaten Garut dapat memberikan perhatian dan bantuan kepada korban, sehingga proses pemulihan pascakebakaran dapat berjalan dengan baik dan Dadang Kelana bisa kembali menjalani kehidupan secara layak.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran maupun total kerugian materi akibat peristiwa tersebut belum diketahui secara pasti.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kepedulian, solidaritas, dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan, khususnya ketika ada warga yang sedang tertimpa musibah.***

