Sabtu, Oktober 17, 2026
Beranda KalamPolitik Imas Aan Ubudiah Tekankan Penguatan Kader dan Pelayanan Rakyat, Pengurus PKB Garut...

Imas Aan Ubudiah Tekankan Penguatan Kader dan Pelayanan Rakyat, Pengurus PKB Garut Bakal Dievaluasi Setiap Enam Bulan

0
85

GARUT, KalamPriangan.com – Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hj. Imas Aan Ubudiah, menegaskan bahwa pengukuhan pengurus DPC PKB Kabupaten Garut masa bakti 2026–2031 harus menjadi momentum memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Imas saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC PKB Kabupaten Garut yang berlangsung di Graha Patriot Garut, Sabtu (17/10/2026).

Dalam sambutannya, Imas menyampaikan salam hangat dan rasa bangga dari Ketua Umum DPP PKB kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Ia hadir mewakili DPP PKB untuk mendampingi pelaksanaan pengukuhan kepengurusan baru tersebut.

Menurutnya, PKB memiliki sejarah panjang yang tidak terlepas dari peran para ulama, termasuk ulama dari Jawa Barat yang turut menjadi bagian penting dalam kelahiran partai tersebut.

Imas menegaskan, sebagai partai yang lahir dari kalangan ulama, PKB harus senantiasa menjaga kedekatan dengan masyarakat dan menjadikan kepentingan umat sebagai landasan perjuangan politik.

Tiga Pesan untuk Pengurus Baru

Dalam kesempatan tersebut, Imas menyampaikan sejumlah pesan penting kepada jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Garut.

Pertama, ia meminta agar seluruh struktur partai, mulai dari DPC, DPAC hingga ranting, bergerak aktif dan konsisten menjalankan kerja-kerja politik serta pelayanan masyarakat.

Menurutnya, PKB bukan partai yang hanya hadir menjelang pemilihan umum. Sebaliknya, partai harus berada di tengah masyarakat setiap saat, mulai dari lingkungan kampung, majelis taklim hingga berbagai ruang kehidupan sosial.

Kedua, Imas meminta seluruh kader meningkatkan kepedulian terhadap persoalan masyarakat, khususnya di Kabupaten Garut.

Ia menyoroti sejumlah isu strategis, di antaranya pertambangan, pertanian, ketenagakerjaan, pendidikan, dan penguatan ekonomi lokal.

Selain itu, gerakan sosial seperti advokasi kesehatan dan penyediaan layanan ambulans juga harus terus dioptimalkan serta diperluas jangkauannya.

Imas menilai, keberadaan delapan anggota DPRD Kabupaten Garut dari PKB yang masing-masing didukung pelayanan kepada masyarakat perlu dimaksimalkan. Namun, dengan wilayah Garut yang mencakup 42 kecamatan, ketersediaan sepuluh unit ambulans yang disebutkannya, termasuk dua unit miliknya, masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Karena itu, ia mendorong agar pelayanan sosial partai tidak berhenti pada program yang sudah berjalan, tetapi terus dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kader Perempuan Harus Diberi Ruang

Pesan berikutnya berkaitan dengan penguatan kader perempuan di tubuh PKB.

Imas meminta Ketua DPC PKB Kabupaten Garut dan seluruh jajaran pengurus memberikan kesempatan lebih luas kepada perempuan untuk terlibat aktif dalam struktur partai maupun dalam pengambilan keputusan.

Menurutnya, kader perempuan tidak boleh sekadar menjadi pelengkap organisasi. Mereka harus mendapatkan ruang untuk berkembang, berkontribusi, dan menempati posisi strategis sesuai kemampuan masing-masing.

Ia juga menyinggung keberadaan sejumlah organisasi yang menjadi bagian dari keluarga besar PKB, di antaranya Muslimat, Fatayat, IPPNU, dan Garda Bangsa, yang dapat menjadi kekuatan untuk memperluas jangkauan perjuangan partai.

Pengurus Akan Dievaluasi Setiap Enam Bulan

Imas juga mengingatkan agar pengukuhan pengurus tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.

Ia menegaskan, setiap pengurus yang telah dilantik harus membuktikan komitmen melalui kerja nyata, bukan sekadar tercantum dalam struktur organisasi.

Untuk memastikan hal tersebut, ia menyampaikan bahwa evaluasi kepengurusan akan dilakukan setiap enam bulan.

Menurutnya, PKB memberikan kesempatan kepada siapa pun untuk berkembang dan berjuang melalui partai, tanpa memandang status sosial maupun latar belakang ekonomi.

Karena itu, seluruh pengurus diminta membangun semangat kebersamaan, menghindari sikap merasa paling istimewa, serta mengutamakan kerja kolektif untuk membesarkan partai.

Imas juga mengingatkan bahwa jabatan dalam struktur partai harus diikuti tanggung jawab dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Melalui kepengurusan DPC PKB Kabupaten Garut masa bakti 2026–2031, ia berharap konsolidasi organisasi semakin kuat, kaderisasi berjalan lebih baik, dan kehadiran PKB semakin dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Garut.

“PKB harus hadir di tengah masyarakat, mendengar persoalan mereka, dan memberikan pelayanan nyata. Pengurus yang sudah dilantik harus menunjukkan kerja, bukan sekadar nama dalam struktur,” demikian pesan yang ditekankan dalam sambutannya.(red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini