Kamis, November 5, 2026
Beranda KalamPendidikan AirNav Indonesia Gelar Edukasi Parenting, Ajak Orang Tua Cegah Kekerasan dan Jaga...

AirNav Indonesia Gelar Edukasi Parenting, Ajak Orang Tua Cegah Kekerasan dan Jaga Kesehatan Mental Anak

0
24
Kepala SMP IT Assalam Gunung Cikuray, Rosyid Siddik, S.Pd

GARUT, KalamPriangan.com – Dalam rangkaian Program Relawan Pijar AirNav 2026, AirNav Indonesia menggelar kegiatan edukasi parenting bertema “Cegah Tindak Kekerasan dan Menjaga Kesehatan Mental Anak” di SMP IT Assalam Gunung Cikuray, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut.

Kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi AirNav Indonesia, CT Arsa Foundation, dan Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (GPPAN). Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen sosial Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendukung upaya perlindungan perempuan dan anak.

Melalui edukasi parenting tersebut, para orang tua dan masyarakat diajak meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan tindak kekerasan terhadap anak serta memahami pentingnya menjaga kesehatan mental sejak usia dini.

Edukasi ini diharapkan mampu membangun kesadaran bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi anak, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Kepala SMP IT Assalam Gunung Cikuray, Rosyid Siddik, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian AirNav Indonesia terhadap masyarakat. Peran AirNav tidak hanya berkaitan dengan pelayanan navigasi penerbangan, tetapi juga diwujudkan melalui kontribusi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Pengawas Binaan, Hj. Inar Suminarsih, S.Pd., M.Pd., menilai edukasi parenting tersebut sangat penting untuk meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan anak, khususnya dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan yang dapat berdampak terhadap kondisi psikologis anak.

Ia menegaskan, pemahaman mengenai pola asuh yang tepat perlu terus ditingkatkan, baik oleh orang tua maupun masyarakat.

Menurutnya, kebutuhan anak tidak sebatas pemenuhan fisik seperti makanan dan pendidikan. Anak juga membutuhkan perhatian, perlindungan, kasih sayang, serta dukungan emosional yang memadai dalam setiap tahap tumbuh kembangnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran bersama bahwa perlindungan anak dan kesehatan mental merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

(Yani Wida)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini