Rabu, September 30, 2026
Beranda KalamKriminal Tegur Sopir Angkot, Sopir Grab Malah Dikeroyok hingga Luka-luka, Dua Pelaku Diamankan...

Tegur Sopir Angkot, Sopir Grab Malah Dikeroyok hingga Luka-luka, Dua Pelaku Diamankan Polisi

0
11

GARUT, KalamPriangan.com – Polisi mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap seorang pengemudi Grab di wilayah Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (28/9/2026) sekitar pukul 14.10 WIB di Jalan Raya KH Yusuf Taujirie, Kampung Pakemitan, Desa Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya memar pada bagian kening serta luka lecet pada bagian leher, tangan dan punggung. Korban kemudian mendapatkan perawatan medis di RSUD dr. Selamat Garut.

Kapolsek Wanaraja Polres Garut, AKP Patri Arsono, S.H., menjelaskan, kejadian bermula ketika korban sedang mengemudikan kendaraan Grab dan terjebak antrean akibat kondisi arus lalu lintas yang padat.

Saat itu, kendaraan korban terserempet angkutan umum jurusan Garut–Sukawening hingga menyebabkan kaca spion kendaraan korban terlipat.

“Korban kemudian menegur pengemudi angkot tersebut. Namun, terjadi perselisihan hingga kemudian korban diduga mengalami tindakan kekerasan yang dilakukan oleh dua orang,” ujar AKP Patri Arsono saat ditemui awak media, Rabu (30/9/2026).

Menurut keterangan awal, korban sempat melakukan perlawanan. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian berupaya melerai dan memisahkan kedua pihak.

Namun, situasi kembali memanas. Korban kembali diserang hingga mengalami sejumlah luka pada bagian tubuhnya.

Setelah kejadian, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Wanaraja. Polisi kemudian melakukan penanganan dan mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial AJ (30-an) dan SMR (30-an), keduanya merupakan warga Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Selanjutnya, kedua terduga pelaku diamankan di Polres Garut untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain menangani perkara, Kapolsek Wanaraja juga melakukan komunikasi dengan komunitas pengemudi ojek online dan Grab. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi lanjutan maupun provokasi di tengah proses hukum yang sedang berjalan.

“Polri mengimbau seluruh pihak untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi. Setiap permasalahan hendaknya diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku,” tegas AKP Patri Arsono.

Polsek Wanaraja memastikan proses penanganan perkara terus berjalan secara profesional. Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Wanaraja dilaporkan tetap aman dan kondusif. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini