Selasa, Oktober 20, 2026
Beranda KalamNews Sekda Garut Apresiasi Peran Baznas, Penghimpunan Dana ZIS Capai Rp13 Miliar di...

Sekda Garut Apresiasi Peran Baznas, Penghimpunan Dana ZIS Capai Rp13 Miliar di Tengah Tantangan

0
75

GARUT, KalamPriangan.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, H. Nurdin Yana, mengapresiasi kontribusi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membantu masyarakat kurang mampu, terutama warga yang kebutuhannya belum sepenuhnya terakomodasi melalui program dan anggaran pemerintah.

Apresiasi tersebut disampaikan Nurdin Yana saat melakukan kunjungan ke Kantor Baznas Kabupaten Garut di Jalan Pramuka, Kabupaten Garut, Selasa (20/10/2026). Pertemuan tersebut juga membahas evaluasi pelaksanaan tugas dan kinerja Baznas, sekaligus mempererat silaturahmi menjelang berakhirnya masa tugas sejumlah pihak dalam kepengurusan lembaga tersebut.

Menurut Nurdin Yana, keberadaan Baznas memiliki peran penting dalam memperkuat kepedulian sosial dan membantu pemerintah daerah menjangkau masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat karena setiap program harus dilaksanakan sesuai regulasi dan mekanisme penganggaran yang berlaku.

“Dalam kondisi tertentu, tidak semua kebutuhan masyarakat dapat langsung dipenuhi melalui anggaran pemerintah. Di situlah kehadiran Baznas menjadi sangat penting, terutama untuk membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan pertolongan,” ujarnya.

Nurdin juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Baznas Kabupaten Garut atas kontribusi dan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya di bidang sosial dan kemanusiaan.

Penghimpunan Dana ZIS Hadapi Tantangan

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Kabupaten Garut, Abdullah Efendi, S.Pd.I., M.E., menyampaikan bahwa penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berhasil dilakukan Baznas Kabupaten Garut mencapai kisaran Rp13 miliar.

Meski demikian, penghimpunan dana tersebut mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi ini dipengaruhi sejumlah perubahan kebijakan di tingkat pusat yang berdampak terhadap sumber penghimpunan dana.

Di antaranya perpindahan sejumlah aparatur sipil negara (ASN) ke instansi pusat serta perubahan mekanisme penyaluran tunjangan sertifikasi guru. Perubahan tersebut turut memengaruhi aliran dana yang sebelumnya menjadi salah satu sumber penghimpunan melalui mekanisme di daerah.

Di tengah tantangan tersebut, optimalisasi penghimpunan ZIS tetap menjadi perhatian penting agar Baznas dapat terus menjalankan perannya dalam membantu masyarakat.

Dana yang berhasil dihimpun diharapkan dapat disalurkan secara tepat sasaran, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kurang mampu, membantu warga dalam kondisi rentan, serta mendukung program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Perkuat Penghimpunan dan Pendistribusian ZIS

Ke depan, Baznas Kabupaten Garut diharapkan mampu memperkuat strategi penghimpunan dana sekaligus meningkatkan efektivitas pendistribusiannya kepada masyarakat yang berhak menerima.

Upaya tersebut dinilai penting agar program bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta penanganan warga kurang mampu dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata.

Sinergi antara Baznas dan Pemerintah Kabupaten Garut juga diharapkan terus diperkuat sehingga dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan pengelolaan yang profesional, penghimpunan yang optimal, serta pendistribusian yang transparan dan tepat sasaran, Baznas Kabupaten Garut diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.(red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini