GARUT, KalamPriangan.com – Polres Garut mengamankan 29 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong dalam operasi gabungan di kawasan Kerkof, tepatnya di depan Anarto Mall, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kabupaten Garut, Sabtu malam (10/10/2026).
Penertiban tersebut dilaksanakan dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, sekaligus menekan penggunaan knalpot bising yang mengganggu kenyamanan masyarakat.
Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut melibatkan personel gabungan dari Satlantas Polres Garut, Satsamapta Polres Garut, Brimob Batalyon D Pelopor, Kodim 062 Garut, Dinas Perhubungan, Satpol PP Kabupaten Garut, serta Sahabat Polisi.
Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua yang melintas, dengan sasaran utama penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis serta pelanggaran lalu lintas yang ditemukan di lapangan.
Hasilnya, sebanyak 29 unit sepeda motor diamankan sementara dan dibawa ke Markas Komando (Mako) Polres Garut untuk menjalani penanganan lebih lanjut.
Selain melakukan penertiban, petugas gabungan juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi guna memastikan aktivitas kendaraan tetap berjalan lancar selama operasi berlangsung.
Penertiban ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama pada malam akhir pekan ketika aktivitas masyarakat di kawasan perkotaan cenderung meningkat.
Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis dinilai dapat mengganggu kenyamanan masyarakat. Karena itu, kepolisian mengingatkan para pengendara agar menggunakan kendaraan sesuai standar teknis dan mematuhi ketentuan lalu lintas yang berlaku.
Polres Garut juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan modifikasi kendaraan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Melalui operasi gabungan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga tercipta kondisi jalan raya yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.(red)


